Namun yang harus diingat dunia maya juga penuh kejahatan atau cyber crime yang bisa mengacam setiap orang, termasuk anak-anak kita. Upaya perlidungan harus tetap diberikan agar anak-anak tidak menjadi korban cyber crime.
Penelitian terbaru mengungkapkan, 56% warga Inggris pengguna internet menjadi target kejahatan. Dimana setiap orangnya telah mengalami kerugian 247 poundsterling.
Mengutip femalefirst, ada lima tips agar anak-anak kita tetap aman ketika menjelajah dunia maya dan tidak menjadi korban kejahatan dunia maya.
1. Kata sandi melindungi perangkat Anda
Apakah itu telepon genggam, tablet, atau teknologi lainnya, pastikan menerapkan kata sandi untuk mengaksesknya. Setengah dari respoden gagal menggunakan perlindungan kata sandi pada gadget mereka, sementara dua diantaranya mengaku tidak menggunakan sandi sama sekali.
2. Pilih kata sandi yang kuat
Dua perlima relawan yang mengikuti jajak pendapat mengaku harus mengubah kata sandi setelah berhasil dibobol oleh pelaku cyber crime. Jadi pastikan Anda memilih sandi yang kuat seperti kombinasikan huruf dan angka secara acak.
3. Lindungi uang Anda
Satu dari 10 orang telah menjadi korban penipuan kartu kredit online. Jika memang harus membayar secara online,periksa untuk memastikan simbol gembok ditampilkan dalam bingkai browser. Alamat web harus dimulai dengan 'https://' yang huruf s adalah singkatan dari safeatau aman.
4. Aman dan sosial
Jaringan sosial adalah bagian utama kehidupan online, tetapi studi menunjukkan 12 persen orang yang terlibat jaringan sosial telah menjadi korban peretas dan mereka juga gagal menggunakan keamanan tingkat tinggi di facebook.
Jadi tetap jaga profil Anda dan pastikan pengaturan keamanaannya sehingga Anda bisa mengontrol siapa saja yang melihat profile Anda.
5. Jangan mudah tergoda
Mungkin Anda akan melompat kegirangan ketika Anda menerima email yang memberitahu bahwa Anda memenangkan undian dan mendapatkan hadiah yang menggiurkan. Kegembiraan justru membuat Anda tidak berpikir jauh apakah Anda benar-benar mendapatkan hadiah atau Anda sedang masuk perangkap.
Jika Anda tidak yakin siapa pengirim dan ini menimbulkan sejumlah kecurigaan, segera hapus email itu.
sumber: INILAH.com




0 comments:
Post a Comment