Sehari 30 Menit Olahraga, Risiko Hipertensi Turun


INILAH.COM, Los Angeles - Lebih dari 30 menit berolahraga setiap hari bisa mengurangi risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi hingga 20 persen. Benarkah?

Mengutip dailymail, empat jam seminggu aktif fisik selama waktu senggang bisa membuat perbedaan antara tekanan darah sehat dengan harus makan obat seumur hidup.

Temuan terbaru American Heart Association (AHA) menganjurkan aktivitas fisik saat senggang semakin melindungi diri terkena tekanan darah tinggi.

Peneliti mengumpulkan hasil 13 studi tentang efek aktivitas fisik terhadap tekanan darah. Demikian laporan dalam jurnal Hypertension.

Penelitian melibatkan 136.846 orang di Amerika Serikat , Eropa atau Asia Timur yang awalnya memiliki tekanan darah sehat. Lebih dari 15.600 kemudian menderita tekanan darah tinggi selama masa selanjutnya, jangka waktu antara dua hingga 45 tahun.

Tercatta, orang yang berolahraga lebih dari empat jam setiap minggu dalam waktu senggang, 19 persen risiko lebih rendah menderita tekanan darah tinggi, dibandingkan yang berolahraga kurang dari sejam setiap minggu.

Orang yang memiliki satu hingga tiga jam setiap minggu latihan rekreasi, 11 persen risiko lebih rendah menderita tekanan darah tinggi, dibandingkan yang kurang dari sejam aktivitas.

Sekarang, 16 juta orang di Inggris diperkirakan mengidap tekanan darah tinggi, dan banyak yang tak sadar menderitanya. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal.

Angka pertama, tekanan sistolik sesuai gelombang setiap denyut jantung. Kondisi tersebut biasanya tak memiliki gejala, sehingga tak terdeteksi atau banyak orang tak mengobatinya.

Di negara maju seperti Inggris, orang berisiko seumur hidup mengidap tekanan darah tinggi. Sekarang, 90 persen dan enam juta warga Inggris mengambil obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Pengidap hipertensi secara rutin harus mengubah gaya hidup dan makan lebih sedikit garam, menurunkan berat badan, mengurangi minum alkohol, makan lebih banyak buah dan sayuran dan lebih banyak olahraga.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan, manfaat mencegah tekanan darah meningkat lebih besar dari harapan.

Dr Wei Ma, profesor di University School of Public Health Shandong di Jinan, Cina mengatakan, hipertensi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan ginjal. Jadi penting mencegah dan mengendalikan hipertensi.

"Untuk mencoba menurunkan resiko tekanan darah tinggi, harus berolahraga lebih banyak di waktu luang," katanya,

Sejauh ini, peneliti tak menemukan hubungan mantap antara aktivitas fisik di tempat kerja dengan risiko tekanan darah tinggi.



sumber : inilah.com

0 comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

About